Perjalanan ke Yogyakarta, Mengunjungi Pusat Kerajinan Anti mainstream!

Perjalanan ke Yogyakarta, Mengunjungi Pusat Kerajinan Anti mainstream!

perjalanan-ke-Yogyakarta

Kalau bicara perjalanan ke Yogyakarta, pasti yang langsung di ingat adalah tempat wisata Malioboro, Gudeg, dan beberapa hal klasik dari Jogja. Memang sih Jogja tak pernah lepas dari hal yang berbau klasik dan keramahan para warganya. Jogja juga terkenal akan kerajinan batik dengan kualitas bagus.

Klasik adalah salah satu alasan yang bikin rindu Jogja.

Tapi, selain batik ternyata Jogja juga memiliki kerajinan tenun yang jarang diketahui, lho. Kalau kamu sering melakukan perjalanan ke Yogyakarta, maka sesekali wajib nih mampir ke Desa Gamplong, yang menjadi pusatnya kerajinan tenun tradisional di Jogja.

Desa Gamblong adalah Desa yang menjadi pusatnya industri tenun di Jogja. Uniknya, untuk menghasilkan tenunan dengan kualitas tinggi mereka masih menggunakan alat tenun bukan mesin dan dari tangan pengrajin handal.

Kualitas tenun tak tiba-tiba tercipta dalam waktu singkat, ternyata sejarah tenun di Desa ini sudah ada sejak zaman penjajahan. Saat itu para warga membuat pakaian untuk pribumi, mereka mencari alternatif pakaian yang bisa dipakai warga pribumi dengan bahan seadanya.

Saat ini kerajinan dengan bahan alami memang lebih memiliki daya tarik tersendiri, tak heran apabila secara perlahan Desa Kerajinan ini mulai dikenal oleh banyak para wisatawan. Para bule dari luar negeri justru tertarik untuk melakukan perjalana ke Yogyakarta untuk mengunjungi destinasi anti mainstream ini.perjalanan-ke-Yogyakarta

Mereka saat ini juga mulai berubah dengan memanfaatkan media online untuk menjual hasil kerajinan. Bahkan, mereka sudah menembus pasar Bali yang juga menjadi tempat wisata terkenal di Indonesia hingga luar negeri. Mereka juga bersedia mengajari siapa pun yang mau belajar tenun. Menarik sekali, bukan?

Kalau kamu tertarik buat mengunjunginya, letak dari desa ini berada di Gamblong, Kecamatan Sumberrahayu, atau lebih jelasnya adalah di Jl. Raya Wates Km 14. Mudah banget kok untuk menemukannya, kalau kamu kebinggungan kamu bisa bertanya warga sekitar atau mungkin manfaatkan media internet.

Nah, itulah sedikit informasi perjalanan ke Yogyakarta anti mainstream yang wajib kamu coba. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan jangan lupa buat berbagi informasi ini, ya.

loading...

0 Comments

Lupa Password

Register

Pin It on Pinterest

Shares