Perjalanan Melelahkan Terbayar Lunas Ketika Sampai Dipuncak Budug Asu

Perjalanan Melelahkan Terbayar Lunas Ketika Sampai Dipuncak Budug Asu

Hai treveler! Sudah pernah dengar Budug Asu? Tempat ini memang masih tergolong baru, karena tempat ini baru saja muncul di tahun 2017. Nah kali ini aku mau berbagi pengalaman selama aku pergi ke Budug Asu. Sebenarnya aku sudah 4 kali naik ke puncak, tapi lewat 2 jalan yang berbeda. Mau tau gimana suasana di Budug Asu? Yuk simak perjalananku!

Perjalanan diawali dari kebun teh menuju ke Jurang Jinggo

Pertama ke Budug Asu, aku memulai perjalanan dari rumah sekitar jam 11.00 WIB. Awalnya harus masuk dulu ke kawasan Wisata Agro Wonosari. Biaya masuk ke Wisata Agro Wonosari Rp 15.000/orang. Setelah sampai bisa langsung mengikuti rute menuju Budug Asu. Kamu bisa juga menikmati indahnya kebun teh ataupun sekedar berwisata kuliner terlebih dahulu.

Setelah bersenang-senang sejenak di kebun teh. Langsung saja mulai perjalanan menuju ke Jurang Jinggo. Perjalanan awal masih terlalu biasa seperti berjalan di tanah berbatu. Medannyapun tidak terlalu berat, hanya ada beberapa jalanan yang menaik.

Suasana perjalanan menuju ke jurang jinggo sangat menyenangkan. Kamu akan disuguhi dengan pemandangan kebun teh yang segar. Selain itu banyak pepohonan yang rindang akan meneduhkan perjalananmu.

Saran saja sih, sebaiknya kamu beristirahat sejenak setelah sampai di Jurang Jinggo sebelum melanjutkan perjalanan yang lebih berat.

Selanjutnya, mulai lagi perjalanan menuju ke Puncak Budug Asu dengan berjalan santai

Setelah melalui jurang, kamu bisa melanjutkan perjalanan hingga ke hutan pinus. Awalnya aku juga gak percaya kalau disana akan ada hutan pinus. Tapi ternyata, pemandangan hutan pinus yang akan kamu temui disana gak kalah bagusnya dengan hutan pinus yang ada di luar negeri.

Kamu bisa berhenti sejenak untuk sekedar berfoto ria atau juga untuk istirahat. Selain udaranya yang sangat sejuk dan segar, disini merupakan spot foto yang instagramable. Karena jalanan berbatu, kamu disarankan untuk menggunakan sepatu dengan sol yang lebih tinggi.

Perjalanan menuju puncak memang menjadi pengalaman yang sangat luar biasa

Perjalanan yang terakhir ini merupakan perjalanan terberat selama kamu berkunjung ke Budug Asu. Di jalan ketiga ini, barulah kamu akan benar-benar mendaki. Kamu harus mendaki bukit dengan berpegangan rumput dan ranting. Disini kamu harus sangat berhati-hati karena jalanan yang sangat terjal. Pastikan kamu menjaga keseimbangan saat naik ke puncak.

Kalau kamu termasuk orang yang tidak suka mendaki tapi ingin tetap sampai puncak, kamu bisa lewat jalan lain. Tapi jalan ini bisa menghabiskan waktu lebih banyak, karena harus memutari bukit Budug Asu. Pertama kali ke Budug Asu, aku juga lewat jalan ini. Tapi setelah mencoba mendaki, jadi ketagihan mendaki deh.

Perjalanan yang berat dan melelahkan terbayar lunas setelah sampai diatas puncak

Setelah sampai dipuncak, kamu akan merasa sangat lega. Kamu bisa beristirahat sembari menikmati makanan yang ada di cafe Budug Asu. Kamu juga bisa mandi ataupun sekedar cuci muka. Untuk kamu yang kehabisan air minum, kamu bisa mengisi ulang botol minummu disana. Kamu juga bisa minum langsung air dari sumber pegunungan. Air yang ini bener-bener asli loh bukan kayak yang diiklan.

Pemandangan puncak juga sangat indah sekali. Pertama kali kesana pasti akan ketagihan. Kamu bisa menghabiskan waktumu untuk berfoto ria. Selain itu kamu juga bisa sekedar menikmati karya Tuhan yang sangat luar biasa disana.

Kalau tidak ingin pulang lebih cepat, kamu bisa berkemah di puncak Budug Asu

Nah, setelah sampai dipuncak kamu bisa berkemah ataupun kembali pulang. Jika kamu akan berkemah, pastikan kamu sudah melengkapi ijin yang ada. Selamat menikmati pemandangan puncak Budug Asu!

loading...

0 Comments

Lupa Password

Register

Pin It on Pinterest

Shares