Jangan Sampai Bingung! Simak 9 Tips Wisata ke Gunung Bromo Ini

Bagi pecinta maupun penikmat alam, Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Dikenal sebagai pemilik panorama indah di Jawa Timur, menjadikan tempat ini sebagai spot berburu sunrise atau matahari terbit yang menawan se-Indonesia. Ada beberapa tips wisata ke Gunung Bromo yang perlu kamu catat jika kamu baru ingin mengunjungi tempat ini. Simak, yuk!

1. Akses Menuju Gunung Bromo

Untuk menuju Bromo, kamu bisa menggunakan kendaraan umum. Rute yang paling mudah untuk kendaraan umum yaitu melalui Pasuruan atau Probolinggo. Tidak disarankan menggunakan angkutan umum jika melakukan perjalanan pada sore atau malam. Rute dari Kota Malang lewat Gubugklakah menjadi favorit di kalangan wisatawan daripada melalui Surabaya-Probolinggo. Meski medannya cukup terjal, pemandangan alam yang ada di sini siap memanjakan kamu.

2. Awal Musim Panas Menjadi Waktu Terbaik

Sebenarnya kapan pun Bromo akan tetap indah dan cantik dengan panoramanya, tetapi setelah musim penghujan, suasana Bromo menjadi hijau kembali dengan kesuburan tanah pegunungan rumput dan perdu bertunas melapisi setiap kontur di kawasan Gunung Bromo. Sedangkan saat kering dominasi warna coklat meliputi lautan pasir Bromo dengan kesan berada di hamparan luas gurun pasir. Gunung Bromo memiliki dua versi yang berbeda saat kemarau atau musim hujan karena pengaruh vegetasinya.

3. Hindari Berkunjung Saat Hari Libur atau Long Weekend

Bromo selalu ramai oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Jika ingin menikmati suasana Gunung Bromo lebih menyenangkan tanpa keramaian pengunjung, sebaiknya memilih waktu di hari biasa atau weekday, bukan saat liburan panjang atau high season seperti Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.

4. Bromo Midnight atau Menginap

Kamu bisa memilih kunjungan menginap atau midnight ke Bromo. Jika menginap, maka kamu perlu merancang anggaran untuk wisata selama kurang lebih 12 jam. Atau jika midnight, kamu akan berangkat ke puncak tengah malam agar sampai di pagi hari untuk dapat menikmati sunrise. Banyak tersedia hotel dan penginapan yang menawarkan harga layanan berdasarkan fasilitas dari hotel bintang hingga homestay.

5. Jasa Sewa Jeep, Sewa Kuda atau Trekking

Untuk menikmati Bromo, kamu bisa menyewa Jeep karena peraturan yang berlaku hanya Jeep dan kendaraan roda dua yang diperbolehkan untuk memasuki kawasan lautan pasir. Namun menyewa Jeep tidak diwajibkan karena kamu bisa juga menyewa kuda atau opsi lain yang lebih menyehatkan yaitu trekking.

6. Persiapan Menghadapi Udara Dingin

Dengan ketinggian 2.329 mdpl, Gunung Bromo memiliki suhu di bawah 10 derajat Celcius. Jadi, buat kamu yang tidak biasa dingin, temperatur udara Bromo bisa jadi bumerang. Nah, untuk mengantisipasinya, kamu wajib membekali diri dengan jaket tebal, syal, sarung tangan hingga inhealer bagi yang memiliki asma.

7. Lebih Baik Menggunakan Sepatu daripada Sandal

Tak masalah menggunakan sandal jika kamu lebih banyak di kendaraan daripada berada di lautan pasir, Gunung Pananjakan atau Kawah Bromo. Tetapi jika banyak melakukan aktivitas di luar, menggunakan sepatu boot atau sepatu trekking akan lebih aman, terlebih saat musim penghujan. Sepatu trekking, tidak saja melindungi kaki dari medan terjal, pasir, dan batu, tetapi juga berfungsi untuk menjaga hangatnya kaki dari suhu dingin Gunung Bromo.

8. Bawa Kacamata, Topi, Masker, dan Sunblock

Kawah Gunung Bromo yang masih aktif dan menyemburkan bau belerang yang menyengat. Bau belerang ini biasanya akan menyesakkan dada, terlebih jika kamu punya penyakit asma. Upaya pencegahan baiknya bawalah masker atau buff. Fungsinya juga bisa untuk menyaring debu atau pasir yang berterbangan. Apalagi jika kamu berkunjung saat musim kemarau.

Kacamata hitam digunakan agar selain lebih keren dalam frame juga membantu mata di bawah matahari dan juga mengurangi sapuan pasir yang terbawa angin, sangat berguna saat kamu lagi di savana atau lautan pasir Bromo. Sedangkan topi, kerpus, atau balaclava bisa mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Pelan tapi pasti, kamu iidak merasakan berada langsung dengan terik matahari karena berada di ketinggian dengan hawa sejuk.

9. Bawa Makanan Ringan dan Air Secukupnya

Kawasan wisata Gunung Bromo memang sudah dipenuhi pedagang makanan. Mulai dari warung mi instan hingga kedai sate ayam. Tetapi, jika kamu ingin menghemat, silakan mampir ke beberapa minimarket di kawasan Jemplang atau Sukapura. Bekali diri kamu, minimal dengan air mineral, roti sobek atau bubur instan untuk menjaga stamina dan kekurangan cairan tubuh.

Itulah tips wisata ke Gunung Bromo yang perlu dicatat bagi kamu yang baru saja ingin merencanakan liburan ke Bromo.

admin :Bismillah

This website uses cookies.