Fakta ! Jejak Makanan Petulo “Mie” Mayang di pertanyakan?

Fakta ! Jejak Makanan Petulo “Mie” Mayang di pertanyakan?

Malaspulang.com – Kota Solo, tidak hanya terkenal dengan makanan khasnya seperti babat gongso ataupun ataupun yang lainnya. Nyatanya di balik itu semua terdapat jajanan tradisonal yang mengandung arti luhur di dalamnya. Apalgi jika bukan “Petulo Mayang” atau yang kerap di sebut “Putu Mayang”. Ternyata fakta di balik makanan ini muncul dugaan bahwa makanan khas Solo ini semakin langka. Berikut beberapa fakta tentang Petulo Mayang yang di pertanyakan !. Simak ulasannya !

a) Terbuat dari Beras Ketan

 

Jajanan
Petulo “Mie” Mayang

Pada dasarnya petulo mayang sendiri terbuat dari beras ketann yang kemudian di cetak dalam tempat cetakan lalu kemudian dikukus. kemudian diberi kuah santan dan juga gula merah. Lain halnya jika petulo ini sendiri dibuat dengan modifikasi yanng lain dari pada lainnnya. Yap, petulo Mie contohnya, yang tak kalah terkenal dari pendahulunya yang juga semakin langka untuk  didapatkan.

Saat ini Kue Putu Mayang tidak hanya menjadi makanan yang hanya dapat ditemukan di Kota Solo saja, pasalnya hampir di setiap daerah di Pulau Jawa juga melestarikan jajanan khas satu ini dengan di ramu berbagai saus kuah dan modifikasi bentuk ataupun warna

b) Harga yang sangat Murah

 

kuliner
Petulo Solo yang saat ini mulai langka untuk ditemukan

 

Untuk seporsi dari Petulo Mayang ini di banderol dengan harga Rp 1.000/biji. Bayangkan betapa murahnya jajanan satu ini. Jika memilih paketan, kalian cukup membayar dengan kocek Rp 5.000,- saja. Untuk mendapatkan makanan ini di Solo, tak susah namun perlu perjuangan karena terkadang pemilik tidak memiliki jam buka khusus.

Para foodies di sekitar Solo dapat menemukannya mulai pukul 11.00-15.00 WIB. Untuk lokasinya sendiri berada di selatan Mangkunegara tepatnya di depan gedung MTA jl. Ronggowasito, Solo.

Bagaimana foodies apa ada yang sudah pernah mencicipi menu jajanan satu ini?

0 Comments

Lupa Password

Register

Pin It on Pinterest

Shares